Ketika kenangan manis itu tiba
ketika itu pula kenangan pahit itu tiba
saat mataku tak henti memandangmu
meski dari ke jauhan
aku tak menyagka
secepat itu kau pergi
meski hatiku menolak
aku harus relakan semua
wanita mana yang terima kau campakkan
jika perasaan dan kasih sayang ini terabaikan
bahagia ku dengar kau datang
namun menghitung detik kau pulang
mengapa kau tak ada kejujuran
jika persaan dan hatimu tlah termiliki orang
aku sangat lemah dengan perasaan
sehingga aku tak bisa menahan tangisan
wahai kau
aku sangat mencintaimu
namun kini kau telah jauh di mataku
dan kau sisakan luka dalam hatiku
atas dustamu padaku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar