Minggu, 28 Oktober 2012

                                        ☻☻kau seperti secangkir kopi☻☻

Biasanya mo  tidur jam segini  (jam 2 pagian) itu fine-fine aja , apalagi kalo paginya libur ,bisa nyampe shubuh nungguin ngantuk dateng , bahkan pernah nungguin ngantuk dateng sampe ketiduran nunggunya , tapi ga tauh kenapa ini mata kaga bisa merem malam ini , mungkin efek kopi kali ya  , atau karena ..
Iya yayaya , jam segini emang waktunya ngecekin beranda mantan atau gebetan  apalagi bagi kaum yang belum bisa Move on macam gue ini , salah ga sih ??? , lagian ga ganggukan ?? , tapi kalo nanya kabar ga termasuk ngangu kan ??? hanya sekedar ingin tauh keadanya  aja ..
Karena kegilaan pada kopi yang parah dan menunggu ngantuk datang  , nyoba deh menganalogikan kedua rasa dalam adukan secangkir kopi yang bisa dinikmati dengan seruputan  kegalauan ..
Kau itu layaknya secangkir kopi ,  seketika mampu mengusir penat hidup yang menyeruak dan membuat segalanya lebih baik , meski hanya lewat aromamu , itupun sudah bisa dan mampu mengubahnya mood pagi ku
Kadang , kopi masih di kantong kresek  pun , rasa ingin menikmatinya itu  begitu terasa di tenggorokan , sayangya dikala mau di seduh , entah kenapa hilang seketika kemauan itu . seperti saat ngobrol dengan Mu , begitu keluh lidah ini mencairkan kata demi kata disaat sudah berhadapan , padahal itu moment yang dari tadi kunanti
Mengaduk kopi dengan bungkusnya itu  hanya terjadi satu moment yang klasik , terjadi disaat bersama orang lain dan menyeruputnya pun bergilir , seperti sekolompok pertemanan yang jalan asmaranya muter-muter di situ saja ( pacar itu temennya mantan , yang dulu mantanya temen mantan  saya  , nah pacarnya itu temen saya , )
Aroma kopi selalu menimbulkan semangat untuk segera menyuruputnya , tanpa pernah berpikir rasa apa yang akan tercipta di lidah , seperti  saat melihat mu di pagi hari , hari serasa indah , meski tak tauh keindahan itu ada dimana letaknya
Sudah di seduh tapi di tinggal begitu saja . seperti pada tahap PDKT , merasa cocok di awal tapi perlahan mundur dan menghilang kemudian karena tak sesuai harapan di awal
Kenikmatan pada seruputan pertama takkan ada yang bisa menandingi , meski coba diulang  sampai tetes terahir . layaknya pertama kali jatuh cinta, nikmatnya selalu terniang , meski mencoba mensamakan , tapi nikmatanya takkan ada yang sama
Terburu-buru menyeruput kopi sampai lupa kalo masih panas , itu tak jauh beda dengan seorang jomblo yang   terlalu cepat menyatakan cinta  , yang di pikirakan hanya secepatnya melepas kesendirian tanpa  mengingat efek kagetnya
Menikmati kopi hitam itu seperti melihatmu , menyegarkan dan selalu menemukan keindahan rasa yang baru , namun kopi hitam itu berampas dan seringnya meninggalkan jejak di gigi . seperti melihatmu dari kejauhan  , selalu meninggalkan pertanyaan “ kapan kau jadi mkilikku ..?”
Kopi susu seringya tak meracik sendiri , langsung menikmati berbekal kepercayaan . mirip jatuh cinta yang di jodohkan ,
Kopi coklat , campuran instan
Manis sih tapi terlalu cepat dingin , jadi segan untuk meminumnya hingga akhir layaknya jatuh cinta pada pandangan pertama tapi perlahan mengikis setalah tauh pribadi aslinya
Pahit  dan tak ada rasa yang lain , padahal sudah di kasih gula tambahan , tapi masih tetep pahit . seperti jatuh hati pada sosok yang salah , mencoba betahan mengaharapkanya tapi sakitnya tak tertahankan , melihatnya terjamah yang lain
Manis di awal dan pahit di seruputan di akhir , tak ubah sepasang kekasih yang menajadi musuh di kala sudah berpisah
Pahit di awal dan manis di serutan di akhir ,  cinta yang berawal dari benci
Tanpa rasa , di cek udah di kasih kopi atau gula belum ..???
Terlalu sedikit air , sampai ampasnya terasa di lidah . mirip orang sebentar pacaran tapi Move on lama banget ..
Mencampur susu pada sebuah kopi hitam akan menimbulkan cita rasa kopi yang baru , tergantung  kadar banyak dan sedikit campuran komposisinya . layaknya orang PDKT  , tak usah banyak protes , karena ini usaha , nikmati agar semuanya menjadi kenikamatan yang baru
Tak akan bisa untuk membuat cita rasa kopi yang seperti kemarin ,  lewat  komposisi bahan yang sama. Nikmati kopi  , hingga ampas terpahit ..
Kau layaknya secangkir kopi
Bisa membuatku tak terlelap bahkan sekejappun
Membuatku tak bisa lepasa bahkan  secangkirpun
Enak dinikmati di kala panas bahkan walau sudah dingin


Tidak ada komentar:

Posting Komentar