Minggu, 28 Oktober 2012

                                  ™kawin kontrak t'lah menghapus impianku™

sebelumnya aku ucapkan terima kasih untuk sahabatku, karena bersedia berbagi cerita denganku dan bersedia untuk aku share ceritanya ke kalian lewat catatan ku. dan tak lupa aku juga memohon maaf jika ada yang tersinggung dengan catatanku, aku dan sahabatku hanya ingin berbagi cerita dengan kalian semua, dan semoga cerita sahabatku ini tidak akan lagi terjadi pada kita.

ini semua berawal saat aku hendak membeli makan malang di dekat kost ku, saat itu aku baru datang dan langsung memesan satu porsi bakso, sambil menunggu pesanan datang aku pun mencari tempat duduk karena aku sengaja untuk makan di tempat, setelah menungggu beberapa menit bakso yang aku pesan datang, saat aku hendak mau makan tiba - tiba seorang perempuan datang menghampiri ku, "maaf mba boleh saya ikut duduk di sini." ujar perempuan itu. aku pun langsung menjawabnya "oh iya mba silahkan".

setelah itu dia menanyakan asalku, dan ternyata kita sama - sama berasal dari jawa barat, dan kostan kita pun jaraknya ga terlalu jauh, kami pun asik berbincang - bincang, sampai kami selesai makan. dan aku pun menawarkan ke pada mba nana untuk sekedar mampir ke kost ku karena waktu itu masih menunjukan pukul 18.30, dan mba nana pun dengan senang hati mau mampir ke kost ku. setelah tiba di kamar ku mba nana langsung terdiam saat melihat fhoto ku dengan mama dan adik ku dan tanpa aku duga dia tiba - tiba menangis, aku yang masih bingung pun mencoba tuk menenangkannya. dan setelah tenang mba pun langsung bercerita.

"dulu saat aku baru lulus SMA, orang tuaku bercerai dan aku memilih untuk ikut bersama ibu, karena aku pikir ikut bersama ibu lebih baik untukku, sementara adikku  ikut bersama ayah. aku bercita - cita untuk menjadi seorang dokter dan kuliah di perguruan tinggi ternama di jakarta, kebetulan aku mendapatkan kesempatan itu, dengan senang hati aku utarakan keinginanku ke pada ibuku dengan harapan ibu ku pun mendukungku, tapi apa nyatanya malah berbanding terbalik, ibu ku malah menjualku kepada seorang yang aku sendiri ga kenal, jelasnya aku di paksa tuk kawin kontrak dengan lelaki yang ga aku kenal itu, kamu tahu de.? saat itu aku benar - benar tak habis pikir dengan ibuku yang aku akui dia memang gila harta baginya uang adalah segala - galanya.

aku tak bisa menolaknya, aku pun menurutinya padahal de dalam hatiku aku ingin sekali mengakhiri hidupku. aku benar - benar kecewa dengan ibuku, 2 tahun lamanya aku menjadi istri kontrak dari lelaki itu, dan saat itu pula aku langsung berontak karena saat itu dia mengancam akan membunuh ku kalau aku tidak menuruti keinginan bejatnya itu, kamu tahu de aku harus melayani temannya. saat aku menolak dia langsung menampar ku,tapi aku tak peduli, sakitnya tamparan itu tak ada artinya di bandingkan kekecewaan hatiku kepada ibu.

 untungnya aku bertemu dengan sahabat lamaku, dia langsung membawa ku ke sini. daerah yang masih asing bagiku. tapi aku merasakan kenyamanan setelah aku tinggal di sini. aku lepas dari dia padahal aku masih ada kontrak dengannya 1 tahun lagi, aku tak peduli lagi bagaimana nasib ibuku. aku benar - benar kecewa dengannya, dan aku ga mau lagi menganggapnya ibu. yang ada di pikiranku ibu itu adalah panutanku, ibu adalah surgaku, tapi ternyata aku salah."

tiba-tiba dia menghentikan ceritanya dan langsung memelukku seraya berkata "mba harap kamu bahagia, kejarlah cita - citamu adikku, mba ga mau ada lagi korban kawin kontrak seperti mba. mba harap kamu tidak melupakan mba" tanpa sadar air mataku pun menetes, dan seolah aku merasakan apa yang mba nana rasakan.

aku bersyukur masih punya keluarga yang lengkap, ortu yang sayang dan peduli sama aku, sebenarnya masih bnyak yang ingin aku crtakan, tapi lain waktu saja ya. nanti aku sambung ceritanya. dan buat mba nana aku bahagia bisa kenal denganmu, aku yakin kebahagiaan pasti akan datang menghampirimu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar